PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) menegaskan kembali posisinya sebagai penyedia layanan logistik berbasis kereta api yang terintegrasi, salah satunya melalui peningkatan volume pengiriman yang signifikan lewat layanan andalannya, KALOG Express.
Fokus utama KALOG Express adalah pengiriman barang ritel, dan hingga Mei 2025, layanan ini terus mencatat tren pertumbuhan positif, khususnya di area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menurut Manajer Wilayah Tengah KAI Logistik, Sasongko Budiyanto, minat masyarakat terhadap layanan ini semakin meningkat. Di wilayah Jawa Tengah saja, volume pengiriman KALOG Express naik sebesar 15%, dari 6.744 ton pada periode yang sama tahun lalu menjadi 7.784 ton per Mei 2025.
“Pertumbuhan ini juga tercermin di wilayah Yogyakarta, dengan kenaikan dari 1.582 ton menjadi 1.694 ton, atau naik sebesar 7%,” ungkap Sasongko, Selasa (24/6/2025).
Pertumbuhan di Yogyakarta sebagian besar didorong oleh peran kota tersebut sebagai pusat pendidikan serta destinasi wisata unggulan nasional. Aktivitas logistik di kawasan ini semakin dinamis berkat tingginya mobilitas pelajar, mahasiswa, serta wisatawan domestik dan mancanegara. KALOG Express merespons kebutuhan ini dengan menyediakan solusi pengiriman yang efisien, terjangkau, dan praktis—melayani kebutuhan mulai dari pengiriman sepeda motor, dokumen pendidikan, oleh-oleh, hingga logistik untuk pariwisata dan aktivitas komunitas.
Sasongko juga menjelaskan, “Selama periode Januari hingga Mei 2025, tren komoditas di Yogyakarta menunjukkan dominasi pada pengiriman sepeda motor yang tercatat sebesar 831 ton atau sekitar 49% dari total volume, sementara pengiriman paket mencapai 810 ton atau 48%. Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas pelajar dan wisatawan yang mengandalkan layanan logistik untuk mendukung aktivitas mereka.” Kota tujuan utama pengiriman dari Yogyakarta meliputi Banyuwangi, Jakarta, dan Surabaya, yang merupakan simpul penting dalam jaringan perdagangan, pendidikan, dan pariwisata nasional.
Sebagai bentuk adaptasi terhadap lonjakan permintaan, KAI Logistik menjalankan berbagai strategi peningkatan kapasitas. Salah satunya dengan mengoptimalkan layanan angkutan KA ONS Selatan yang kini dapat mengangkut hingga delapan gerbong bagasi atau sekitar 160 ton per hari. Selain itu, mereka juga rutin menawarkan program promosi seperti potongan harga untuk pengiriman sepeda motor dan hewan peliharaan, serta memberikan pilihan asuransi tambahan untuk kendaraan bermotor demi meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Di samping itu, KAI Logistik turut mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan ekonomi kreatif melalui layanan KALOG Express. Para pelaku usaha kecil kini dapat memperluas jangkauan pasar mereka ke berbagai kota besar secara lebih cepat dan efisien, terutama untuk produk-produk khas seperti batik, kerajinan, dan makanan daerah.
Saat ini, KALOG Express telah hadir di 19 titik layanan (service point) di berbagai lokasi strategis di Yogyakarta. KAI Logistik juga terus membuka peluang kemitraan untuk memperluas jaringan layanan ke depannya.
“Melalui langkah-langkah strategis ini, KAI Logistik akan terus berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai simpul distribusi logistik yang mendukung kelancaran arus barang dari dan menuju Yogyakarta. Tidak hanya menjawab kebutuhan sektor pendidikan dan pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Sasongko.

