Penguatan Kompetensi Logistik di Teknik Industri Universitas Widyatama

Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama (TI Utama) menjadikan bidang Supply Chain Management (SCM) sebagai salah satu fokus utama dalam pengembangan kurikulum, selain sistem manufaktur. Pendekatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan industri dan tantangan logistik nasional. Kemampuan dalam mengelola dan mengintegrasikan rantai pasok menjadi semakin penting, terutama di tengah…

Read Full News

SCI Apresiasi RPerpres Penguatan Logistik Nasional, Ajukan 5 Rekomendasi Strategis

Supply Chain Indonesia (SCI) memberikan apresiasi atas penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang Penguatan Logistik Nasional yang dinilai sangat penting untuk memperkuat sistem logistik nasional sekaligus merespons dinamika global dan nasional yang berkembang pesat. Apresiasi tersebut disampaikan oleh CEO SCI, Setijadi, berkaitan dengan acara Meaningful Participation yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Bandung,…

Read Full News

Bangun Efisiensi dan Daya Saing lewat Inovasi Rantai Pasok Digital

Transformasi digital menjadi elemen kunci dalam menghadapi tantangan rantai pasok global di era Revolusi Industri 4.0. Penguasaan teknologi oleh pelaku industri dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, fleksibilitas, kelincahan, serta daya saing perusahaan di tengah disrupsi rantai pasokan yang terjadi beberapa tahun terakhir. Isu ini menjadi fokus dalam Seminar “Technology in Supply Chain V.2: AI,…

Read Full News

Sektor Pertanian Tumbuh Tertinggi 10,52 Persen, Perlu Logistik Handal

Pemerintahan Prabowo-Gibran telah menetapkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan salah satu program dalam Asta Cita adalah membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan pembangunan desa tersebut identik dengan pembangunan sektor pertanian yang menunjukkan tingkat pertumbuhan dan kontribusi yang tinggi…

Read Full News

Logistik Sektor dan Wilayah Penting Untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%

Berdasarkan data yang dilansir Badan Pusat Statistik/BPS (5/5), pada Triwulan I-2025 ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen (y-on-y) atau terkontraksi 0,98 persen (q-to-q). Sektor (lapangan usaha) dengan kontribusi terbesar terhadap PDB pada Triwulan I-2025 adalah industri pengolahan (dengan kontribusi sebesar 19,25 persen), diikuti perdagangan (13,22 persen), pertanian (12,66 persen), konstruksi (9,84 persen), dan pertambangan (8,99 persen)….

Read Full News

Pemerintah Harus Berupaya Menurunkan Biaya Logistik Hingga 8%

Pemerintah Indonesia dinilai perlu segera menurunkan biaya logistik, terutama di sektor transportasi darat, guna mendukung target ambisius pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintahan Prabowo-Gibran untuk periode 2024–2029 (Antara News, 22 November 2024; Supply Chain Indonesia, 18 Oktober 2024; Logistik News, 25 November 2024). Meski telah terjadi penurunan biaya logistik domestik dari 23,08% PDB…

Read Full News